Puluhan Remaja Padang Kedapatan Ugal-ugalan hingga Tawuran Saat Suasana Subuh dan Sahur

Lado Kutu – Ramadan tahun ini masih berjalan satu hingga dua hari, namun tak menyurutkan puluhan remaja Padang untuk ugal-ugalan di jalan hingga tawuran. Polisi-pun mengambil tindakan di sejumlah kawasan rawan, seperti di GOR, Purus, Simpang Haru, Jumat (20/2/2026). Bahkan sebelumnya juga menyisir kawasan Taman Melati yang diwarnai aksi balap liar. Mereka diamankan di waktu sahur hingga subuh.

Kapolresta Padang, KBP Apri Wibowo menyebut tindakan pihaknya ini sebagai respons atas keresahan masyarakat. Ya, masyarakat resah karena di pagi buta saat sebagian warga ingin khusyuk beribadah sahur dan salat subuh, mereka sudah mengacau.

Didampingi Kasat Reskrim Kompol M. Yasin dan Kasat Lantas AKP Riwal Maulidinata, ia mengatakan, 30 remaja yang terlibat tawuran dan balap liar diamankan dari tiga titik berbeda di Kota Padang, yakni kawasan GOR, Purus, dan Simpang Haru.

“Kami menggelar patroli dan razia rutin dilaksanakan terutama pada jam-jam rawan, seperti menjelang sahur hingga selepas salat subuh. Waktu tersebut kerap dimanfaatkan sejumlah remaja untuk melakukan aksi balap liar maupun tawuran,”katanya.

Ia menegaskan bahwa tindakan tegas akan terus dilakukan terhadap para pelaku yang mengganggu ketertiban umum. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga berpotensi menimbulkan korban dari masyarakat yang melintas.

Dari hasil penindakan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan untuk balap liar memakai knalpot brong. Kendaraan tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut.

Sehari sebelumnya, mereka juga menertibkan aksi balap liar di kawasan Taman Melati, Kota Padang, Kamis subuh (19/2). Sebanyak 14 pelaku dan 10 unit kendaraan roda dua diamankan dalam operasi tersebut.

Penindakan ini merupakan tindak lanjut atas amanat Kapolresta Padang yang menegaskan komitmen menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan Ramadan.

Aparat bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar yang meresahkan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel siaga pada Rabu malam (18/2) setelah pelaksanaan salat tarawih.
Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan tawuran dan balap liar.(*)


Post a Comment

Silahkan komentari artikel ini, namun tolong gunakan bahasa yang sopan. Komentator dengan identitas tidak jelas dan berbahasa kurang sopan, maaf, terpaksa komentarnya kami delet. Thanks.

Lebih baru Lebih lama