Lado Kutu - Pria berinisial MA (29) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) ditangkap polisi karena diduga membunuh istrinya sendiri beinisial AIP (20). Saat diamankan, pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan Batu Asahan, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
"Pelaku sudah kami tangkap. Yang bersangkutan merupakan suami korban," kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel P. Simamora.
"Petugas melihat adanya luka lecet dan memar pada tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kisaran untuk dilakukan autopsi," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, MA pun akhirnya mengakui perbuatannya. Saat ini, pelaku ditahan di Polres Asahan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 ayat (1) dan ayat (2) subsider Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Saat ditangkap, MA sempat membantah telah membunuh korban. Ia mengklaim istrinya meninggal dunia akibat terjatuh dari sepeda motor.
"Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya dan mengatakan korban meninggal karena terjatuh dari sepeda motor," ujarnya.
"Petugas melihat adanya luka lecet dan memar pada tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kisaran untuk dilakukan autopsi," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, MA pun akhirnya mengakui perbuatannya. Polisi kemudian menahan pelaku.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan langsung dilakukan penahanan," katanya.
Saat ini, pelaku ditahan di Polres Asahan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
"Iya benar, saat ini masih kami dalami," kata Imanuel.
Terkait dugaan korban dibunuh, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena masih melakukan penyelidikan.
"Belum bisa kami jelaskan, nanti akan kami informasikan," ujarnya.

Posting Komentar
Silahkan komentari artikel ini, namun tolong gunakan bahasa yang sopan. Komentator dengan identitas tidak jelas dan berbahasa kurang sopan, maaf, terpaksa komentarnya kami delet. Thanks.